Untuk sejenak ketika semua ini terasa nyata, dirinya terdiam merenung sejenak tanpa suara helaan nafaspun yang terdengar.Hidupnya yang dulu memungkinkannya untuk bersuka cita tanpa beban,kini segala tingkah nya pun menjadi beban yang secara tak langsung menghentikan sikap sikap kekanakkannya. Rani,begitulah ia dipanggil, rani kini berbeda dengan rani yang dahulu mereka kenal. Rani tak lagi penuh dengan senandung lelucon konyol ataupun celotehan nakal nya. Ia menjadi sesosok wanita muda bahkan amat muda yang bertingkah dewasa, tak seperti umurnya. Ia tak sungkan untuk mengaku bahwa "ya saya sudah menikah dan mempunyai satu jagoan kecil yang lucu". sambil tersenyum manis dan sempit iya menyatakan hal itu kepada teman di kantornya.
Seorang teman pernah bertanya kepadanya" apa kau tak malu untuk sekedar berkata kau telah menikah dan mempunyai bayi laki laki, disaat umurnya baru menginjak 19 tahun, umur itu menandakan kau baru saja menginjak dewasa. apa kata mereka nanti?!".
Rani hanya tersenyum semu dan berkata " untuk apa aku malu inilah aku,keadaanku memang seperti itu. Lalu haruskah aku malu dengan mengatakan aku mempunyai dua pangeran tampan di hidupku? tidak sela,aku tak bisa seperti itu,aku memang malu dengan perbuatanku,tapi aku tak boleh malu oleh hasil dari perbuatanku,aku tak ingin bayi ku hanya menjadi bayang gelap di hidupku,bayiku adalah cahaya abadi yang melunturkan segala kegelapanku di masa silam,masa gelap yang kini telah menjadi terang. biarlah mereka berkata apa, "PERSETAN" aku tak perduli dengan mereka. bayiku adalah segalanya dan aku akan menebus semua salahku dengan keluarga kecil yang berbahagia seperti hatiku kini yang sedang berbunga".
Sela tercengang dengan perkataan Rani, sembari menganga lebar sela yang tak habis pikir bahwa rani bisa mengatakan itu ia pun meyakinkan rani dengan segala jawabannya.
"benarkah rani?? benarkah kau yang berkata seperti itu? apa kau yakin tidak akan menghiraukan mereka, menghiraukan mereka yang bertingkah bak dewa yang tak berdosa,yang terus berargumen tentang hidup manusia?".
" Ya Sela, aku tak akan tergoyah sedikitpun pada iblis bak dewa seperti itu,;aku pun tak takut pada mereka,mereka hanya kosong belaka bak debu di pinggir trotoar jalan yang takan bersisa,tenanglah sela."
Sela pun seakan mengiyakan ia tersenyum lebar dan berkata."perubahanmu sungguh drastis aku akan selalu disampingmu menjadi pendukung terbaik mu."
Rani berjuang melawan segala haluan yang ada.tak mudah mempunyai keluarga kecil di usianya sekarang,di usia yang seharusnya ia mempunyai waktu untuk sekedar bertemu teman. mengobrol tentang masa muda,segala kenakalan, ataupun sekedar mendapat pendidikan tinggi yang selayaknya ia dapatkan. Tapi semua itu berbanding terbalik dengan keadaannya sekarang. Semua leluconnya hanyalah kiasan semua masa silam. Ia tak lagi berkata kasar,tak lagi bertindak semaunya,tak lagi memikirkan ego. Sekaranag iya menjadi sesosok wanita muda yang berjuang, memperjuangkan masa hidupnya, meraih mimpi dalam keterbatasan, dengan segala kemauan dan daya upaya ia menangkap mimpi, mimpi yang semua orang bilang mustahil didapat, tapi tak ia hirauklan semua benalu itu walaupun ia harus mengasah jemari nya melewati terpal berduri yang menghanyutkan darah segarnya.
Itulah Rani, ya Rani yang tak tertelan masa silamnya, Rani kini menjadi acuan orang lain untuk menggapai asa yang tak terpikir dan jauh dari bayangan manusia.
Jakarta,02 april 2013
Dila Rizkianti
Dark Roses
-
kali ini gue nulis gak pake kosakata yang byasanya.. gue lagi pengen apa adanya..hihih pilihan gue bikin blog karna gue mau keluarin un...
-
Ruang ini semakin sempit... sesak tak tertahan.,nafas terisak tak dapat menghela.. udara udara aku butuh udara..udara segar..oxigen untuk p...
-
Malam yang begitu sunyi, hanya terdengar suara alunan musik yang redup terdengar, semilir angin yang berhembus memasuki celah celah jen...
-
kala itu senja menyingsing, hanya terdengar kicauan burung dan gemuruh ombak aku terperanga dalam sepi.. mengasah kedua mataku yang ber...
-
Fajar telah menyingsing samar samar kudengar suara kicauan burung beralun dari kejauhan, secercah cahaya yang tiba tiba saja menusuk ke mat...
-
SUARA YANG KU DENGAR.. SUARA YANG MERUCUT DARI BIBIR MANISMU. SUARA YANG TENTU KU PERCAYAI TANPA SATU ALASANPUN UNTUK HATI TAKYAKIN ITU...
-
Summer Trees Jika.. aku bukan lah cintamu Lalu... Mengapa kau bilang aku adalah cintamu Jika... aku bukan lah bagian dari hidupmu ...
-
Ketika aku memikirkan dengan pekat, menerawang dengan seksama., Mungkin memang dia lah yang terbaik, Wajahnya, Tingkah lakunya, Jelaslah ...
-
Terkadang.. Tidak setiap hal dan keputusan harus di ikuti, Mungkin hal pertama adalah memahami.. Maka... Terkadang harus juga membuat ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
comment it.. if there is the good Advice
willing to accept advice