Dark Roses

Jumat, 30 Agustus 2013

Pagi itu dikala sinar mentari tengah menyingsing ke tengah ubun ubun, ia terbangun merasakan desah napas udara yang secara sengaja menghela rambut nya. Rea begitulah panggilannya, Rea yang kala itu tak sehelaipun benang menghias di tubuhnya dengan sigap beranjak mengambil helaian helaian benang yang terbaring di lantai untuk ia gunakan.
"Ah sudah siang (seraya bergegas membangunkan Ranu Kekasihnya), cepat bangun! ayo bangun aku harus segera pergi bekerja (teriak rea)".

Ranu menyingsingkan mata tak siap untuk di bangunkan. "Ah kau ini sudahlah ijin saja, bilang saja kau sakit, tegas Ranu."

"Tidak bisa sayang, aku harus mengikuti meeting dengan direksi hari ini, kebetulan aku lah yang di tunjuk untuk mendapatkan tender. Ayo lah tolong lah aku bersiap lah." seraya memohon dan meronta minta di kasihani ia pu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comment it.. if there is the good Advice
willing to accept advice